Image by Today is a good day via Flickr
Ibaratnya Anda sedang berada di Jerman dan Anda ingin mencari duit di sana, maka Anda akan sangat kesulitan jika mencari Rupiah di sana. Lha wong tukang lap mobil saja di sana tidak menerima upah Rupiah kok Anda cari Rupiah? jika Euro yang Anda cari maka akan relatif mudah untuk Anda mengumpulkan duit di Jerman. Baru kalo Anda mau beli rujak di warung Bu Darmih, duit Euro ditukar Rupiah dulu baru bisa dipake transaksi. Seperti itu juga kalo Anda mau mengunduh duit dari internet. Perlu kenal duit-duit yang berseliweran di sana. Mau???
Jangan khawatir duit internet tidak bisa untuk beli rujak atau bakso Kumis langganan Anda. Jelas bisa! yup persis seperti Euro yang harus ditukar Rupiah saat untuk transaksi di warung Bu Darmih. Begitu juga nanti duit yang Anda kumpulkan dari internet, nantinya bisa Anda giring ke rekening bank kesayangan Pacar Anda...(hati-hati tuh)
Baik sebelum kenalan dengan duit-duit internet yang menggoda kita pahami dulu konsepnya. Tidak serumit bikin kartu kredit kok, meski tak semudah kawin-cerai artis sinetron. Intinya bagaimana bisa bertransaksi di internet secara aman dan leluasa tanpa kendala waktu dan tempat. Internet memang hebat, coba bayangkan bagaimana Anda bertransaki dengan pacar Anda yang asli Zimbabwe dan Anda asli Cirebon saat kiriman uang dengan wesel masih menjadi primadona? pasti njelimet sampai akhirnya Anda memutuskan untuk mengakhiri cinta kasih yang 'aneh' itu. Kini Anda tak perlu patah hati lagi, dengan internet duit yang Anda kirim seketika bisa dicek pacar Anda di Zimbabwe. Padahal Anda kirimnya pake Rupiah, dijamin pacar Anda menerima duit Anda (tahu ah mata uang Zimbabwe itu apa?).
Sudah deh pake contoh saya saja. Pacar saya di London mengirim email minta dibelikan tas baru. Dengan modal emailnya dia saya bisa kirim uang secara instan ke pacar saya di London. Tidak perlu berhari-hari untuk pacar saya menerima uang yang saya kirim untuknya. Dengan internet transaksi lebih cepat dan instant. Bahkan saya tak perlu menggunakan duit Poundsterlling untuk membuat pacar saya di London kegirangan menerima tas barunya. Cukup dengan Rupiah yang saya kumpul di celengan bambu dekat dapur rumah.
Berhubung kiriman duitnya begitu mudah dan seringnya dia minta duit - istilahnya mengunduh duit dari saya - maka lama-lama kisah cinta fiktif ini berakhir di sini. Yup kita mulai bahas bagaimana cara kerjanya. Terserah untuk Anda dan pacar Anda di Zimbabwe, silahkan dilanjutkan.
Oups kalau semua dibahas dalam satu postingan bakal kehabisan artikel neh. Bagaimana kalau dilanjutkan pada postingan berikutnya oke? Salam sukses untuk Anda dan semoga kisah cinta anda dengan pacar Anda di Zimbabwe tetap lestari...


0 komentar:
Poskan Komentar